Berlumpur Ria Menanam Mangrove Di Muaragembong

Desa Pantai Bahagia, 29/5/2016 – Komunitas Pencinta Alam Asal Gabrug (ASGAB) bersama Komunitas Pelestari Lingkungan “Muaragembongku” menanam 500 bibit mangrove jenis bakau atau dengan bahasa latinya Rhizophora, di lahan abrasi kampung beting, Desa Pantai bahagia, Kecamatan Muaragembong, Kabupaten Bekasi , Minggu (29/5/2016).
Meskipun hujan, terlihat para anggota komunitas bersemangat mendukung pelestarian lingkungan. Mereka tak sungkan berbasah-basahan dan berlumpur ria menanam bibit mangrove di tambak non produktif  yang menjadi lahan konservasi mangrove.

Diketahui, kampung beting, desa pantai bahagia adalah kawasan terparah yang terkena dampak abrasi, bangunan infrastruktur jalan maupun rumah disekitar kampung beting terlihat banyak yang rusak. Hal tersebut dikarnakan karena rusaknya hutan mangrove di wilayah tersebut hingga berdampak pada amblasnya tanah akibat abrasi.

Ketua Koordinator ASGAB, Yunita, mengatakan, dengan bergerak kita bisa berbuat apa saja untuk lingkungan, dan dengan bersinergi kita bisa bergerak lebih besar untuk pelestarian yang lebih untuk bisa memberikan warisan alam bagi anak cucu kita nanti.

“InsyaAllah gerakan kita hari ini dengan menanam mangrove merupakan langkah awal kita dan akan ada langkah-langkah selanjutnya” ucapnya.

Terpisah, Ketua komunitas Muaragembongku menyatakan, sejak lama kegiatan seperti ini sering kita lakukan sebagai upaya nyata komunitas local untuk menjaga lingkungan dan mencegah abrasi berkelnjutan,

“ kami sebagai komunitas lingkungan yang berasal dari muaragembong, secara massif terus menggelorakan kegiatan pelestarian hutan mangrove di wilayah pesisir muaragembong ini, karna memang sudah jadi tanggung jawab kami menjaga lingkungan sendiri, aksi untuk mengembalikan rusaknya wilayah hutan pesisir saat ini, agar bahaya abrasi tidak semakin meluas,” pungkasnya.

About the author

admin

Add Comment

Click here to post a comment