Empat Kursi Roda Untuk Anak Nelayan Penyandang Difabilitas Desa Pantai Bahagia

DMPantai Bahagia, 28/8/2016 – Meskipun kabupaten bekasi terkenal kaya dengan kawasan industry dan perkembangan  wilayahnya yang semakin pesat, namun di wilayah utara kabupaten bekasi, khususnya di desa pantai bahagia, kecamatan Muaragembong, kabupaten Bekasi, Jawa Barat masih banyak anak penyandang difabel yang luput dari perhatian dan tidak diperhatikan secara serius untuk mendapatkan perawatan medis dengan penanganan secara intensif.

Seperti yang diderita, Hendri maulana, bocah 6 tahun anak seorang nelayan yang tinggal di kampung beting, RT 003/002, Desa Pantai Bahgaia, Kecamatan Muaragembong, tidak dapat perhatian khusus, baik dr pihak kesehatan, maupun dinas sosial.

Meskipun beberapa waktu lalu mendapatkan kursi roda dari bupati bekasi, namun, menurut ibunya, kursi roda tersebut tidaak terpakai karna ukuran kursi roda tersebut tidak sesuai  untuk hendri.

Sementara itu, Karman yang berusia 15 tahun, belum pernah mendapatkan bantuan sama sekali dari pemerintah, baik kursi roda, ataupun penangan medis secara intensif.

Komunitas Jakarta dipimpin MENU DWI YANTI atas donasi yang diberikan rekannya di Jakarta, berangkat dengan membawa 4 kursi roda dan makanan tambahan gizi untuk anak nelayan penyandang difabilitas di desa pantai bahagia//

Kursi roda tersebut diberikan kepada :

Hendri maulana//6tahun

2

Tarkim//20tahun
Rosandi//16tahun
Karman//15tahun

Yang kesemuanya adalah warga desa pantai bahagia. 

Dari pantauan kami, saat ini kondisi penyandang disabilitas di Kabupaten Bekasi, masih banyak yang belum mempunyai akses ataupun fasilitas yang seharusnya mereka dapatkan.  Diharapkan, bantuan bisa memberikan akses kepada anak-anak yang mempunyai keterbatasan fisik. Supaya mereka lebih mudah dalam beraktifitas sehari-hari.

“Penyaluran bantuan berupa kursi roda, merupakan salah satu hal yang hanya bisa dilakukan oleh Kami untuk teman-teman difabel. Kita berusaha agar mereka dapat mengakses segala hal yang bisa dilakukan oleh manusia sempurna. Pasalnya mereka juga mempunyai hak yang sama dengan manusia lainnya,”