Pemdes Pantai Bakti Akan Optimalkan Budidaya Rumput Laut

Desa Pantai Bakti, 26/1/2018 – Pemerintah Desa Pantai Bakti bakal mengoptimalkan budi daya rumput laut pada tambak-tambak warga. Alasannya, budi daya rumput laut tersebut juga salah satu penghasilan alternatif dalam upaya  peningkatkan kesejahteraan warga setempat.

Rumput laut jenis gracilaria SP yang dibudi daya masyarakat tersebut mempunyai nialai ekonomi yang sangat tinggi dengan kisaran harga basah ; Rp. 2000,- sedangkan untuk yang kering : Rp. 4000,-

Biasanya warga menjual pada tengkulak untuk dijual kembali ke luar daerah.

H. Suwinta mengatakan bahwa saat ini potensi tambak di desa pantai bakti masih belum dikelola secara maksimal, karna hanya fokus pada budidaya ikan. Padahal budidaya rumput laut bisa dioptimalkan sebagai salah satu alternatif penghasilan warga. Apalagi rumput laut yang dibudidaya bisa diolah juga disini, kata dia.

“Kedepan kita akan fokus untuk pengembangan rumput laut dari budidaya hingga pengolahan jadinya. Dan akan jadi produk unggulan dari BUMDES,” tukasnya.

Ada empat hal yang akan dilakukan Pemdes Pantai Bakti untuk meningkatkan produksi rumput laut. Pertama adalah penyediaan bibit rumput laut, peningkatan sumber daya manusia, perbaikan infrastruktur, dan pengembangan pemasaran.

Ibu Masna (50) salah seorang pembudidaya rumput laut di kp. Bungin RT 001/001 Desa Pantai Bakti. Ia dibantu suami dan anaknya sudah melakukan hal tersebut selama 2 tahun, diakuinya, budidaya rumput laut sangat membantu  perekonomian keluarganya.

“Alhamdulillah, rumput laut menjadi unggulan mata pencaharian keluarga saya,” ungkapnya.

Masna dan keluarganya memakai jasa tambak yang tidak dibudidaya ikan dengan cara sewa kepada yang punya lahan tambak untuk ditanami rumput laut. Tahap penyemaian bibit Pertama butuh waktu 2-3 bulan untuk menunggu hasil panen, setelah itu, setiap bulan bisa dipanen kembali.

Sebenarnya, Rumput laut jenis gracilia ternyata bisa dibudidayakan secara tumpang sari dengan udang atau bandeng. Bahkan, jika tambak bandeng ditanami rumput laut, pemilik tambak tidak terlalu banyak mengeluarkan biaya untuk pakan bandeng tersebut. Sebab, bandeng akan memakan lumut-lumut yang menempel pada rumput laut itu.

Untuk mengoptimalkan rumput laut menjadi komoditas unggulan, Pemerintah Desa bersama warga juga butuh campur tangan banyak pihak dalam hal ini untuk pengolahan produk turunan berbahan dasar rumput laut. Tentunya produk turunan ini akan memiliki nilai yang lebih tinggi di banding kita hanya menjual rumput laut dalam kondisi belum di olah.

About the author

admin

Add Comment

Click here to post a comment