Kemeriahan Malam Takbir Di Muaragembong

Desa Jayasakti, 14/6/2018 – Takbir Keliling adalah salahsatu Kegiatan yang biasa digelar masyarakat Indonesia, khususnya warga muaragembong, kabupaten bekasi, jawa barat. Kegiatan ini dilakukan saat malam takbiran atau malam penyambutan hari raya Idul Fitri disebut sebagai budaya khas Islam di Indonesia, yang tidak ditemukan di negara lain.

Menurut Ryan Fauzi, Tokoh Pemuda Muaragembong, mengatakan, kegiatan takbir keliling tak lain adalah puncak ungkapan rasa syukur dalam mencapai Hari Kemenangan setelah sebulan berpuasa.

“Semua kegiatan itu boleh dilakukan, jangan menganggapnya sebagai hal yang berlebihan. Karena pada dasarnya, umat muslim sedang bergembira karena akan kembali fitroh (suci) dan perayaan tersebut tidak menghilangkan makna dalam menyambut Idul Fitri,” ujar Ryan, yang juga aktif sebagai Ketua Karang Taruna Kecamatan Muaragembong.

Ditambahkannya, yang perlu dilakukan adalah memfasilitasi kegiatan malam takbiran dengan pengamanan yang cukup, menjaga ketertiban dan arahan yang jelas tentang keselamatan.

Terkait perayaan malam takbiran yang diisi dengan kegiatan negatif, Ryan meyakini bahwa masyarakat muslim sebenarnya tidak akan melakukan hal-hal tersebut dalam menyambut Idul Fitri.

“Yang tidak boleh itu kan seperti mabuk-mabukan dan semacamnya, tapi saya yakin yang betul-betul Muslim tidak akan melakukan hal itu,” Pungkasnya.