Melandai di Bibir Muara, Edisi Baker Hughes Charity 2018

Desa Pantai Bahagia, 7 Juni 2018 – adalah wakyu yg kami sepakati bersama untuk merancang sebuah perayaan kecil di ujung muara.

Siang ini. Muara Beting kehadiran tamu di akhir bulan ramadan. Baker Hughes adalah anak perusahaan GE yg bermarkas di amrik sono. .

Sejak awal ramadan hingga nuzulul quran, nyaris jala nelayan menangis pilu. .

Ikan, rajungan, udang mau pun kepiting seolah sedang nyepi atau menghindari jala dan bubu para nelayan. .

Ini bukan hanya melanda kawasan muara beting tapi juga menimpa muara bendera bahkan sebagian wilayah pesisir utara. .

Perubahan cuaca yg kian tak tentu serta ombak yg dihembuskan angin membuat hasil laut menipis. Bahkan beberapa hari tanpa tangkapan. .


Siapa yg disalahkan?

Kadang beberapa nelayan melakukan penangkapan dengan menggunakan jala yg tak ramah lingkungan hingga merusak terumbu karang tempat ikanikan yg bertelur. Belum lagi penebangan mangrove yg dilakukan beberapa penduduk dengan berbagai macam alasan untuk melindungi tambak dari hama yg sebenarnya di selasela akar bakau banyak kepiting membangun sarangnya.

Mengedukasi tentang pemanfaatan hutan sosial seolah dianggap mentah oleh sebagian orang yg berpikir bahwa pemerintah hendak menghutankan pesisir. Padahal bukan demikian maksudnya. .


Minimnya pengetahuan dari SDM juga memiliki pengaruh besar utk perkembangan sebuah wilayah. .

By the way.. baker hugher berinisiatif membagikan parcel lebaran untuk dua wilayah rt di muara beting yg berisi selimut, sarung dan makanan kaleng untuk menghadapi lebaran. .

Dan pantai berpasir di muara beting yg terbentuk dari sedimentasi musiman menjadi obyek lain utk para pendatang. .

Ada yg dibagi namun banyak yg dipelajari dari sebuah kehadiran. .

Terimakasih dan alhamdulillah tanpa henti. .
.
#kampungalambeting
#muaragembongkita
#companycharity
#kabupatenbekasi

About the author

admin

Add Comment

Click here to post a comment