Tradisi Nyekar Warga Muaragembong Usai Sholat Ied

Desa Jayasakti, 15/6/2018 – Pulang dari Shalat Ied, berserta dan ibunya tidak langsung pulang rumah. Keduanya menuju komplek pemakaman yang letaknya tidak jauh dari rumahnya.

Tiba di sana, mereka langsung bergabung dengan puluhan peziarah yang ada di situ. Dirinya bergegas menuju makam neneknya.

Kemudian muslihat segera mengambil tempat di sisi makam itu. Sambil jongkok, ia bacakan Surat Yasin.

Ternyata, lantunan ayat Yasin tidak hanya terdengar dari pusara itu. Di pusara lainnya, para peziarah juga melakukan hal yang sama. Tak pelak, ayat – ayat Yasin menggema di seantero pekuburan itu.

Tradisi nyekar waktu lebaran, sudah dilakukan sekian lama oleh umat Muslim khususnya di wilayah pesisir kecamatan muaragembong. Tujuannya adalah untuk mengingat kembali sanak atau saudara yang sudah meninggal. “Ini adalah untuk mengingat kembali, nenek yang sudah meninggal,” tuturnya.

Yang pertama dilakukan adalah membaca Surat Yasin, kemudian meneaburkan bunga, lalu menyapu pinggiran kubur dengan sapu lidi. “Jadi bukan hanya berdoa, tapi juga menjaga dan membersihkan kubur,” ujar Ainul, peziarah lainnya.

About the author

admin

Add Comment

Click here to post a comment