Bersama Warga, Slank Fans Club Bekasi Kabupaten Kolaborasi Bersihkan Sampah Pantai Beting

Pantai Beting, Desa Pantaibahagia, 18/11/2018 dipenuhi oleh 60 orang yang membersihkan sepanjang pantai dari sampah. Slank Fans Club (SFC) Bekasi Kabupaten bersama warga sekitar kampung beting terlihat begitu kompak dalam goloran (gotong royong-red) untuk melakukan aksi bersih pantai. Hal ini tentunya sejalan dengan target pemerintah untuk menurunkan 70% polusi plastik lautan pada tahun 2025.

“Kegiatan bersih pantai bersama ini merupakan langkah yang baik, mengingat pantai beting merupakan salah satu potensi wisata pantai yang ada di kabupaten bekasi yang harus kita jaga bersama,” ungkap Fahmi, SFC Korwil Muaragembong disela kegiatan.

Pantai berpasir kecoklatan yang masih asri ini di sekelilingnya tumbuh subur rumpun pohon mangrove (bakau-red) dipenuhi tumpukan sampah plastik yang terbawa arus dari teluk jakarta. secara geografis wilayah kecamatan muaragembong berbatasan dengan DKI Jakarta dan Kabupaten Karawang.

“Sampah plastik dan lainnya yang terbawa ke pantai sini itu berasal dari jakarta utara,” jelas Wawan, Ketua RT 002, Desa Pantaibahagia.

Saat ini, sayangnya, sampah yang dikumpulkan belum diketahui bagaimana pengelolaan yang tepat, hal ini dikarenakan belum adanya lokasi pengolahan sampah terutama sampah plastik. Tentunya ini menjadi perhatian pemangku kebijakan, ketika masyarakat mulai bergerak untuk membersihkan sampah di sekitar pesisir pantai, apa yang bisa pemerintah lakukan untuk tahapan pengelolaannya. Sehingga, pengurangan sampah plastik yang ada atau sampah plastik yang mendarat di pesisir pantai dapat tertangani dengan baik.

Penanganan sampah menjadi penting karena sampah plastik yang terkena sinar matahari, terus menerus terkena ombak dan pasang surut, menyebabkan plastik terdegradasi menjadi partikel-partikel kecil atau mikroplastik yang tertelan oleh fauna laut, mengkontaminasi produk hasil laut yang kita konsumsi. Kondisi ini menjadi peringatan bagi pemerintah Indonesia bahwa menurunnya kualitas air dan kerusakan pada ekosistem laut merupakan ancaman yang harus segera diselesaikan.

Butuh upaya berbagai pihak untuk mengurangi sampah plastik di lautan. Tidak hanya aksi bersih pantai, namun juga aksi dari diri kita senidri dengan mengurangi konsumsi plastik sekali pakai dan berlaku bijak dalam menggunakan kemasan plastik. Agar cita cita Indonesia terbebas dari sampah plastik dapat terwujud. (uc)

 

 

About the author

admin

Add Comment

Click here to post a comment