Home » Bintang Sepak Bola Timnas PSSI Era 90-an Latih Bocah Muaragembong

Bintang Sepak Bola Timnas PSSI Era 90-an Latih Bocah Muaragembong

Desa Pantaimekar, 20/06/2020 – Kegiatan Coaching Clinic untuk Sekolah Sepak Bola (SSB) Muaragembong Football Assocation (MFA) yang digelar Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Kecamatan Muaragembong ini begitu istimewa, pasalnya kegiatan tersebut mendatangkan langsung mantan bintang Pemain Timnas Indonesia di era 90-an yaitu, Markus Horison dan Firmansyah.

Markus Horison, Firmansyah bersama Warga Muaragembong

Kegiatan yang dibuka langsung oleh Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi, Soleman. Pelaksanaan tersebut dihadiri para pendiri MFA, kepala desa dan para tokoh masyarakat, pada Sabtu (20/6/2020), di Lapangan Bola, Kampung Gaga, RT 002/004, Desa Pantaimekar, Kecamatan Muaragembong, Kab. Bekasi, Jawabarat.

Soleman mengatakan, PDI Perjuangan akan selalu mendukung pemuda, yang memiliki tekad untuk mengembangkan bakatnya melalui sepakbola. Apalagi, wilayah Kecamatan Muaragembong yang jauh dari perkotaan, pasti memiliki bakat yang terpendam.

“Di Bulan Juni ini, Bulan Bung Karno. Kita akan menemukan mutiara yang terpendam dari bakat sepakbola di Muaragembong ini. Kita mulai dari pinggir laut Bekasi,” kata Soleman kepada awak media.

Soleman mengatakan, para murid SSB MFA akan secara langsung di latih oleh Markus Horison untuk pemain posisi penjaga gawang dan pemain lainnya di latih oleh Firmansyah. Diharapkan, pelatihan tersebut dapat menambah skill, karakter permainan dan strategi permainan lainnya.

“Kami juga menampung aspirasi warga, agar di bangunkan stadion mini di Desa Pantaimekar, Kecamatan Muaragembong. Agar SSB di Muaragembong dapat berkembang lebih baik lagi,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua PAC Muaragembong, Napsin Giridawangsa berharap, SSB MFA agar membuahkan hasil mencetak pemain handal dan berkualitas, dengan harapan bisa masuk menjadi pemain nasional dan bisa mengharumkan nama Persepak Bolaan Indonesia.

“Kita ingin adanya kualitas permainan yang berkualitas dengan bakat dari sejak kecil,” pungkasnya. (*)